Ingin Jadi UI/UX Designer ? Berikut 8 Tips Sebelum Menjadi UI/UX Designer !!!
Hallo sobat kreatif, pernah gak sih kalian semua mendengar tentang UI/UX designer? Sudah pasti pernah lah ya, karena UI/UX sudah sangat familiar pada zaman sekarang ini sebab banyak lowogan pekerjaan yang membutuhkan seorang UI/UX desainer pada saat sekarang ini.
Berhubung banyaknya lowongan yang terbuka bagi para UI/UX designer tentunya hal ini memicu semangat para kaum mileneal untuk menekuni bidang ini. UI dan UX desainer memang satu posisi yang sama dalam level pekerjaannya akan tetapi sub bidang kedua jabatan ini sangatlah berbeda, maka dari itu sebelum teman-teman kreatif ingin menekuni atau ingin menggeluti bidang ini saya punya beberapa tips bagi anda yang ingin mendalami UI/UX designer.
Berikut tips bagi anda sebelum menjadi UI/UX designer :
1. Mengenal terlebih dahulu ap aitu UI/UX designer
Sebelum teman-teman mempelajari sesuatu tentunya harus paham betul ya apa yang dipelajari itu yakninya teman-teman semua harus paham dulu apa itu UI/UX. Nah bagi anda yang belum tahu apa itu UI dan UX berikut saya jelaskan sedikit apasih itu UI dan UX .
UI merupakan singkatan dari User Interface. Yang dimana user interface ini mencakup keseluruhan tampilan visual dari web atau aplikasi yang kita desain. Dalam perancangan UI seorang desainer wajib mempertimbangkan kenyamanan user Ketika menggunakan atau mengakses website. Maksud kenyamanannya yaitu berupa tampilan yang menarik, warna yang lembut dan tidak kontras, font yang sesuai, ukuran tombol yang pas dan lain-lain. Intinya berbagai hal yang berhubungan dengan visual website dan aplikasi yang kita desain sehingga Nampak lebih cantik (eye catching).
Sementara itu UX merupakan singkatan dari User Experience. Berbeda halnya dengan UI, UX ini lebih berhubungan kepada pengalaman user saat menggunakan website ataupun aplikasi yang didesain. Contohnya seperti ini, misalkan pada aplikasi gojek, yaitu penambahan fitur otomatis pada pengentrian alamat costumer berdasarkan GPS , jadi costumer tidak repot lagi mengetik alamat. Tujuan dari UX ini yaitu lebih ke memudahkan user dalam menggunakan aplikasi.
Selain itu UX juga mencakup sebagai user riset (user research). Maksudnya yaitu melakukan riset yang berhubungan untuk pengembangan web atau aplikasi, sesuai dengan keinginan dan kepuasan user serta melakukan testing.
2. Pelajari prinsip dari UI/UX
Setelah kita memahami ap aitu UI dan UX selanjutnya kita harus paham apa saja prinsip-prinsip dari UI dan UX. Prinsip dari desain UI mungkin tidak ada perbedaannya dengan prinsip DKV yaitu seperti kontras, maksud kontrasnya ini dalam penggunaan warna. Antara warna backround dengan konten website tentunya harus dipertimbangkan agar user dapatt dengan nyaman menggunakan web. Selain dari warna yaitu dapat pula dengan pengulangan, pengulangan ini bisa diterapkan pada penggunaan font, yaitu menggunakan font yang sama atau menggunakan ukuran font yang sama.
Prinsip-prinsip lainnya yaitu dapat berupa mempertimbangkan whitespace pada tampilan website. Karena kalau tidak ada whitespace pada website itu akan menyebabkan interfacenya kelihatan sesak dan tidak eyecatching. Dan juga apabila terlalu banyak dan sesak karena gambar hal ini juga akan mempengaruhi padaa loading website nantinya. Jadi semuanya harus dipertimbangkan ya teman-teman, apabila semua prinsip desain telah terpenuhi pada desain interface anda maka user pasti akan nyaman menjalankan web atau aplikasi yang kita buat.
3. Pelajari Tools yang Sesuai
Nah, tools juga penting ya kita pelajari, sebab kalau kita tidak tau bagaimana cara menggunakan toolsnnya bagaimana dong cara kita membuat karya UI. Sofware yang bisa teman-teman gunakan sangat banyak tergantung cocoknya teman-teman menggunakan yang mana, diantaranya software yang bisa teman-teman gunakan yaitu seperti adobe experience design (Adobe XD) atau figma, dan banyak lagi sofwarenya. Mengenai penjelasan software yang digunakan nanti akan saya bahas khusus dipostingan lain ya.
Jadi, apabila teman-teman telah memilih software yang mau digunakan silahkan pelajari dulu sofwarenya apabila teman-teman telah mempunyai basic menggunakan aplikasi desain sebelumnya dijamin gak bakalan susah kok belajarnya.
4. Perbanyak Referensi Anda
Nah hal ini sangat penting ya, bukan cuman seorang desainer UI saja, desainer lain pun juga wajib memperbanyak referensi dalam membuat karyanya. Ingat ya memperbanyak referensi disini bukan berarti kalian menjimplak karya orang lain ya, akan tetapi untuk dijadikan acuan atau inspirasi bagi kita dalam membuat karya desain. Semakin banyak referensi kita maka akan semakin banyak gambaran desain yang kita dapatkan maka kita akan dengan mudah untuk mengeksplorasi suatu karya desain.
Mengenai UX desain juga harus sering-sering membaca, seperti membaca buku artikel dan lain-lain, sebab UX bekerjanya berhubungan dengan pengalaman user kan serta pengembangan flow pada desain interface maka dari itu seorang UX desain harus perlu banyak membaca selain itu UX desainer juga mengemban Amanah sebagai riset user maka sangat perlu membaca ya geng.
5. Terus Kembangkan Skill
Apabila anda telah selesai mengeksplorasi satu projek UI/UX jangan cepat puas dulu ya , silahkan anda eksplor terus menerus skill anda agar lebih baik lagi, bisa jadi anda mengevaluasi kekurangan dari projek yang anda buat lalu anda sempurnakan di projek berikutnya. Untuk evaluasi anda bisa meminta kepada expert yaitu ke teman anda yang memang sudah berpengalaman dibidang ini.
Pokoknya jangan cepat puas ya geng, apabila kalian terlalu cepat puas dengan karya yang sudah dibuat maka kita merasa sudah pro. Jadi setelah selesai projek satu projek lalu coba lagi,coba terus menerus sampai sudah benar-benar expert dibidang ini.
6. Bergabung dengan Komunitas
Bergabung dengan komunitas juga merupakan salah satu cara anda dapat mengembangkan skill, kenapa? Sebab di komunitas kita bisa saling bertukar pendapat dan kita dapat meminta evaluasi kepada expert-expert yang ada di komunitas tersebut. Dengan seringnya kita meminta evaluasi kepada orang yang sudah expert dibidang ini maka kita jadi tercerahkan bahwa apa saja yang perlu kita kembangkan lagi. Selain itu kita juga dapat melihat referensi-referensi di komunitas ini sebab bakalan banyak orang yang me-share karya mereka nah hal itu dapat kita jadikan kesempatan untuk inspirasi kita, perlu diingat ya gaes, jangan ditiru, sebab dalam dunia kreatif apabila kita sama dengan orang maka kita dianggap peniru dan bukan seseorang yang kreatif.
7. Cari Teman yang Se-frekuensi dengan Anda
Pasti banyak yang bertanya teman se frekuensi ini maksudnya apa sih? Maksudnya yaitu teman yang sejalan dengan anda dan mempunyai minat serta tujuan yang sama dengan anda. Teman se frekuensi memang sangat bagus dampaknya bagi perkembangan skill kalian dalam belajar sesuatu, sebab dengan adanya teman yang satu frekuensi dengan anda, maka teman itu dapat kita jadikan rival dalam mengembangkan karir kita dalam bidang yang ingin kita geluti.
Contohnya seperti ini misalkan anda sudah punya teman yang satu frekuensi ni, suatu hari anda belajar bareng yaitu mengerjakan suatu projek yang sama namun desainnya beda-beda. Nah setelah selesai mengerjakan desain tersebut tibalah saatnya mengevaluasi. Kalian berdua masing-masing saling koreksi karya . setelah melihat karya teman tadi anda merasa “wah bagus sekali ya karyanya, next gue bakalan buat karya sebagus inilah” dan tidak menutuo kemungkinan kalau teman anda juga berpikiran yang sama dengan anda tentang karya anda tersebut. Maka secara tidak langsung hal itu telah memotivasi diri kita sendiri untuk terus berkembang dan terus meningkatka skill kita.
8. Ikuti Update Mengenai Trend Desain
Sebagai seorang UI/UX desainer kita juga harus mengikuti trend desain ya, jangan sampai desain kita ketinggalan zaman, sebab dengan kita terus mengikuti update trend desain maka penikmat karya kita akan berpikiran kalau kita orangnya update dan berwawasan, dan orang yang suka belajar dan terus mengembangkan skill. Akan tetapi perlu diingat lagi ya bukan berarti orang yang gak update trend desain gak berwawasan ya, jangan sampai berpikiran seperti itu.
Selain kita dianggap orangnya up to date kita juga bisa mendapatkan inspirasi dan ide kreatif untuk karya kita selanjutnya dengan kita mengikuti trend desain. Dengan update an karya tersebut penikmat karya kita juga gak bakalan bosan melihat karya kita yang itu-itu saja.
Jadi, itulah beberapa tips untuk kalian yang ingin menggeluti bidang UI/UX design. Tips ini bukan cumin di bidang UI/UX saja, akan tetapi anda dapat menerapkannya di berbagai bidang yang ingin anda pelajari. Jadi jangan bingung lagi ya geng, dan satu hal yang perlu kalian ingat ya, apabila anda telah berniat untuk menekuni suatu bidang maka seriuslah dalam prosesnya maka anda akan memanen hasil yang baik nantinya. Cukup sekian dulu, semoga bermanfaat and sampai ketemu di postingan berikutnya.

Belum ada Komentar untuk "Ingin Jadi UI/UX Designer ? Berikut 8 Tips Sebelum Menjadi UI/UX Designer !!!"
Posting Komentar