Antara Iklan dan Promosi, Apakah Sama ?

Promosi dan Iklan, apabila kita kaji secara mendalam antara promosi dan iklan  memiliki perbedaan namun saling berkaitan. Ibaratkan mobil, apabila salah bannya tidak ada, maka mobil tidak akan berjalan. Begitupun antara promosi dan iklan, apabila tidk ada iklan maka marketing mix tidak akan ada.

Dalam kita mengkaji promosi dan iklan, kita harus tau kepalanya dulu, yaitu kepalanya adalah pemasaran (marketing mix). Dalam melakukan sebuah pemasaran kita melakukan yang namanya promosi (promotion mix), nah promosi ini yaitu suatu usaha dari perusahaan untuk mengenalkan produknya agar dapat menambah pemasukan dan pendapatan dari perusahaan tersebut, jadi tujuannya itu agar orang-orang tertarik menggunakan produk atau jasa yang ditawarkan oleh perusahaan. 

Promotion mix juga mempunyai bagian, bagian atau bauran dari promotion mix ini adalah iklan. Jadi iklan itu adalah sebuah konten yang berisikan berbabagai hal mengenai produk dan jasa yang ditawarkan oleh perusahaan yang dimana tujuannya itu adalah untuk mengedukasi serta memperseuasi costumer tentang produk atau jasa dari perusahaan.  Jadi iklan itu tujuan utamanya adalah memberikan informasi kepada calon costumernya.

Jadi dapat kita simpulkan antara iklan dan promosi seperti ini, induknya adalah marketing mix (pemasaran). Bauran dari marketing mix ini adalah promotion mix (promosi), nah bauran dari promotion mix ini adalah iklan. Sementara keseluruhan prosesnya kita namakan periklanan.

Agar lebih pahamnya, perhatikan bagan dari marketing mix berikut ini :


Setelah kita memahami, bagaimana keterkaitan antara promosi dan iklan selanjutnya yaitu mengenai contoh iklan dan promosi. Berikut, saya akan membedah contoh iklan dan promosi mari disimak : 

1. Promosi


Kita perhaikan banner promosi diatas. Untuk media promosi diatas adalah dapat berupa media cetak dan media internet. Untuk media cetaknya gambar diatas bisa dicetak dan dijadikan poster, dan juga dapat dijadikan billboard.  Untuk media internetnya gambar diatas dapat dibagiakan via media sosial yang dimiliki oleh perusahaan.
Apabila kita lihat berdasarkan segmenting dan targetingnya, poster tersebut menargetkan pasarnya adalah pengguna internet, dan sosial media. Yang dimana biasanya rata-rata pengguna aktif internet dan media sosial adalah kaum remaja atau kalau kita patok berdasarkan segmentasi umurnya yaitu kira-kira umur 15-30 tahun.
Mengenai copy writing, pada banner diatas copy writingnya adalah “Bayar sedikit, dapatnya banyak”. Karena secara tidak langsung sebuah kata yang simpel dan sederhana ini sudah menjual kelebihan dari produk perusahaan. Apabila kita kaji lebih dalam lagi mengenai kata-kata tersebut tentunya memilliki makna yang lebih mendalam  lagi.
Mengenai positioning menurut saya yaitu terdapat pada “Mulai Rp 1.500” nah ini secara tidak langsung memberi kesan kepada pemakai produk tersebut. Yaitu cuman dengan Rp. 1.500 sudah dapat paket internet yang banyak.
Terakhir yaitu mengenai tujuan dari banner ini sudah jelas yaitu ingin mem-promosikan tentang kuota internet yang murah, jadi pihak perusahaan mengharapkan orang-orang membeli paket di perusahannya yang dijamin murah katanya. Sesuai dengan taglinnya itu “Bayar sedikit, dapat banyak”.

2. Iklan

Iklan yang saya ambil yaitu iklan produk dari telkomsel yaitu iklan kartu AS “Aku gak punya pulsa”. Link videonya https://youtu.be/a1M4CIWxaX4 . Kenapa saya ambil iklan ini, karena menurut saya iklan ini sangat bagus dan pesannya tersampaikan, dan kreatornya sangat kreatif. Berdasarkan buku yang saya baca yaitu buku karya BUDIMAN HAKIM yang berjudul “Saya Pengen Jadi Creative Director”. Berdasarkan buku ini iklan ini nilainya SUPER “A”       (Simple,Unexpected,Persuasive,Entertaining,Relevant,Acceptable).

Kita lihat berdasarkan tujuannya iklan ini jelas bertujuan untuk mengajak atau mem-persuasi konsumen untuk memakai kartu AS. Yang dimana target pasar dari iklan ini adalah konsumen yang masih remaja, yang sedang PDKT, Atau yang sedang berbunga-bunga. Iklan ini sudah sangat lama kira-kira 2010 atau 2012, jadi pada zaman itu orang-orang masih belum ada Whatsapp, sosial media belum terlalu hits waktu itu.

Mengenai copy writingnya, yang bisa saya tangkap adalah pada kalimat “Murahnya gak kira-kira, tahannya lebih lama” karena kata ini memiliki makna yang mendalam kalau dikaji lebih dalam. Secara tidak langsung kalimat ini mengarah kepada produk. 
Positioning terdapat pada kalimat “aku gak punya pulsa” karena kalimat ini diucapkan dengan cara yang kocak yaitu menggunakan logat-logat korea yang membuat kita tertawa mendengarnya. Dengan kalimat itu sercara tidak langsung akan melekat di otak konsumennya. Contohnya yaitu saat orang-orang berbicara “iklan aku gak punya pulsa adalah iklannya kartu as” hal itu akan berkesan bagi para penikmatnya dan akan membekas lama diotak penikmatnya. Contohnya saja saya yang saat ini masih ingat dengan iklan itu. Kira-kira sudah 10 tahun iklan itu booming di indonesia.

Jadi itulah sekilas mengenai iklan dan promosi, jadi kesimpulannya iklan dan promosi adalah dua hal yang berbeda namun saling berkaitan erat. Dan iklan dan promosi ini dibuat se-kreatif mungkin oleh kreator agar iklan ini menarik,unik dan dapat mem-persuasi pelanggan untuk memakai produk atau jasa yang ditawarkan oleh perusahaan. 


Belum ada Komentar untuk "Antara Iklan dan Promosi, Apakah Sama ?"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel